Sekaran, 29 April 2026 - Program “Ketapel Soni” atau Ketahanan Pangan melalui Sekolah Tani di Kecamatan Sekaran terus dioptimalkan sebagai langkah nyata dalam mendongkrak produksi padi, dengan fokus utama pengembangan di Desa Porodeso. Inisiatif ini mendapatkan dukungan penuh dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lamongan melalui fasilitasi kegiatan Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) Padi. Melalui pendampingan intensif ini, para petani dibekali dengan perluasan wawasan, peningkatan keterampilan teknis, serta strategi pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan dan efektif, sehingga kualitas hasil panen dapat lebih terjaga secara berkelanjutan.
Langkah strategis ini bukan sekadar program lokal, melainkan sebuah manifestasi dukungan terhadap agenda nasional dan daerah yang lebih besar. Program “Ketapel Soni” secara fundamental selaras dengan Program Asta Cita Presiden Prabowo yang menargetkan terwujudnya swasembada pangan nasional, sekaligus memperkuat visi Program Lumbung Pangan yang dicanangkan oleh Bapak Bupati. Dengan adanya sinergi kebijakan dari tingkat pusat hingga daerah, upaya pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat diharapkan dapat berjalan lebih sistematis dan memiliki daya jangkau yang lebih luas.
Menghadapi tantangan Musim Tanam II (MT II) serta transisi menuju Musim Kemarau, kesiapan para petani menjadi faktor penentu yang sangat krusial. Melalui bekal pengetahuan dari Sekolah Tani ini, diharapkan para pelaku sektor pertanian di Desa Porodeso dan sekitarnya memiliki resiliensi yang lebih tinggi dalam menghadapi dinamika cuaca dan serangan organisme pengganggu tanaman. Tujuan akhirnya adalah untuk memastikan produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Sekaran tetap stabil dan prima, sehingga ketahanan pangan daerah tetap kokoh di tengah berbagai kondisi musim.

